Selasa, 15 Mei 2012

Ketika Yesus Menjadi Sangat Marah



Tahukah Anda, bahwa pada suatu kali Yesus pernah marah, bahkan menjadi sangat marah, melebihi dari apa yang bisa atau pernah orang-orang bayangkan? Ketika itu, Dia masuk ke halaman bait Allah, yang sedang penuh sesak dengan kehadiran banyak orang. Dia membawa sesuatu yang seperti sebuah cambuk di tangan-Nya. Wajah-Nya jadi memerah karena menahan emosi kemarahan, dan urat-urat-Nya menegang. Kemudian, hal itu pun terjadilah: amarah-Nya meledak, bak gunung api yang memuntahkan lahar panas, yang menghanguskan semua yang ada di sekelilingnya.
       “Keluuaaar! Kalian semua… keluar dan bawa semua barang-barang ini dari sini!” Dia menghardik dan mengusir semua orang yang sedang berjualan di situ. Sambil meneriakkan hardikan itu, Dia bergerak kearah mereka, dengan melibas-libaskan cambuk di tangan-Nya, yang sesekali menimbulkan bunyi “ctaaar!”–akibat persentuhan keras dengan udara, karena dihentakkan dengan kecepatan tinggi. Atau, karena persentuhan, yang cukup keras, antara ujung cambuk dengan permukaan benda-benda, yang terkena libasan dari cambuk itu.